Loading Kegiatan

« Semua Kegiatan

  • kegiatan ini telah berlalu.

PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA (PSDM) BAGI PETINGGI DAN KADER KPM DESA

16 Agustus 2019 @ 08:00 - 17:00

Kegiatan Peningkatan Sumber Daya Manusia bagi Petinggi dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) yang diadakan oleh Program Inovasi Desa (PID) di Kecamatan Tahunan dengan pokok bahasan : Stunting dan Kegiatan Konvergensi Pencegahan Stunting.Acara ini dibuka oleh Camat Tahunan Bapak Eko KasionoS.Sos. Narasumber dari kegiatan PSDM kali ini adalah ibu Novi(Puskesmas Kec. Tahunan) dari desa Platar yang hadir adalah Bapak H. Shodikin(Petinggi Platar) dan Kader KPM Desa Platar.

Pemaparan tentang Konvergensi Stunting oleh ibu Novi (Puskesmas Kec. Tahunan)

Pelatihan ini bertujuan untuk menjelaskan masalah Stunting di IndonesiA, agar diperoleh kejelasan tentang pengertian Stunting itu sendiri, Penyebab, dan akibat serta dampak terjadinya Stunting di Desa. Penjelasan tentang lima paket layanan konvergensi Stunting di Desa
dalam pelatihan ini juga di sampaikan bahwa berdasarkan data proporsi status gizi pada Balita 2007 -2018 serta Proporsi Status Gizi sanagt pendek dan pendek pada Balita menurut Provinsi 2013-2018, diperoleh data bahwa Stunting merupakan kegawat daruratan nasional dimana 1 (satu) dari 3 (tiga) Anak di Indonesia menderita Stunting, dan Angka Stunting di Indonesia justru lebih buruk daripada Negara di Afrika.
Peserta Pelaihan Sumber Daya Manusia (PSDM)

Stunting adalah Kondisi kekurangan gizi kronis. secara fisik dapat dilihat dengan kondisi tinggi badan anak dibawah standar pertumbuhan anak normal seusianya (WHO). Penyebab dari Stunting adalah karena kurang gizi dari ketidak mampuan dalam menyediakan makanan, Pola Konsumsi yang salah, dan Pola Asuh yang salah.serta dikarenakan adanya penyakit, yang bersumber dari Air minum tidak aman konsumsi, Sanitasi tidak layak, tidak mendapat layanan kesehatan secara maksimal.
Akibat dari Stunting mempenyai akibat jangka pendek dan jangka panjang,Akibat jangka pendek akan terjadi gangguan Perkembangan otak, gangguan Pertumbuhan fisik, gangguan perkembangan motorik pada bayi. Akibat jangka panjang akan terjadi tingkat kecerdasan rendah, prestasi belajar tidak baik (produktifitas rendah), kalah bersaing dalam mencari kerja, cenderung gemuk diusia tuasehingga menderita penyakit degeneratif( Hipertensi, Jantung, diabetes, dll) dan secara Ekstrim stunting juga bisa mengakibatkan kematian.
Pencegahan Stunting yaitu dengan Intervensi Stunting yang terdiri dari Intervensi Spesifik dan Intervensi Sensitif. Intervensi Spesifik untuk mengatasai penyebablangsung (kurang gizi dan Penyakit), lebih banyak dikerjakan oleh bidang kesehatan, sebagai intervensi jangka pendek.
Intervensi sensitif untuk mengatasi penyebab tidak langsung supaya kecukupan pangan dan tidak terjadi infeksi, dilakukan semua pihak diluar bidang kesehatan, sebagai intervensi jangka panjang.
Diperlukan pemahaman secara bersama-sama bahwa 1.000(seribu) hari pertama kehidupan dimulai sejak anak dalam kadungan hingga anak berusia 2 (dua) Tahun adalah merupakan periode emas bagi perkembangan otak anak. sehingga di masa tersebut betul-betul diperhatikan kebutuhan penuh untuk memenuhi kebutuhan anak di seribu hari pertama.
Selanjutnya juga diperlukan kerjasama dan peran aktif dari desa, dalam ikut pencegahan terjadinya stunting di desa yaitu ikut mensuplai anggaran dari APBDES guna membiayai konvergensi stunting ini setiap desa wajib mengembangkan 5 paket layanan konvergensi pencegahan stunting.Jenis kegiatan disesuaikan dengan permasalahan dan potensi desanya masing-masing.Pembiayaan layanan konvergensi pencegahan stunting merujuk pada permendesa No.16 tahun 2018 tentang penetapan Prioritas Dana Desa 2019.kegiatan diusulkan melalui kegiatan rembug stunting/Pra Musdes adalah untuk mengurangi beban pembahasan pada musdes dan memastikan bahwa rencana kegiatan konvergensi mendapatkan perhatian desa.tentu saja KPM yang saat ini ada berperan aktif dalam penyiapan data tentang peta permasalahan stunting yang ada di desa, yang selanjutnya data tersebut dipakai sebagai bahan usulan konvergensi di tingkat rembug desa,serta keterlibatan OPD terkait dalam melaksanakan konvergensi ini.Perencanaan bersama serta kejelasan peranan antara desa dengan OPD menjadi keberhasilan terjadinya konvergensi stunting di Desa.tentunya ini adalah bahan baru yang perlu dipersiapkan oleh desa dalam ikut serta mencegah stunting yang dampak dan akibatnya sangat fatal bagi anak anak yang merupakan generasi penerus masa depan bangsa, mari kita bersama-sama ikut berperan aktif dalam mencegah terjadinya stunting sesuai denagn keadaan, keberadaan dan kedudukan kit masing-masing, agar kelak tercipta generasi muda yang cerdas, cerdik, dan berakhlakul karimah,serta berguna bagi nusa,bangsa dan agama(Widyawati/Opr.SID)

Facebook Comments

Detail

Tanggal:
16 Agustus 2019
Waktu
08:00 - 17:00
Kategori Kegiatan:
, ,